Selamat datang di blog saya

Penemu Planet Termuda

Johny Setiawan, Ph.D – PENEMU PLANET PERTAMA DAN BINTANG MUDA


Johny Setiawan membuat mata dunia tercengang dengan penemuan planet pertama yang mengelilingi bintang baru TW Hydrae.
PENEMUAN itu sangat spektakuler karena dari 270 planet di luar tata surya yang telah ditemukan astronom dalam 12 tahun terakhir, tak satu pun planet yang muncul dari bintang muda.
Johny yang memimpin tim peneliti di Max Planck Institute for Astronomy (MPIA), Heidelberg, Jerman itu menemukan planet pertama yang disebut TW Hydrae b dan bintang baru TW Hydrae dengan menggunakan teleskop spektrograf F EROS sepanjang 2,2 meter di La Silla Observatory, Chile.

Dengan penemuan tim yang dipimpin Johny tersebut, peneliti dapat membuat kesimpulan penting tentang waktu pembentukan planet.Sejumlah pertanyaan pelik yang selama ini dihadapi peneliti, seperti bagaimana dan di mana sistem planet terbentuk?
Bagaimana arsitektur planet? Seberapa lama proses pembentukannya? Bagaimana posisi planet-planet seperti bumi di Galaksi Bima Sakti? Akan segera terjawab. Johny menyadari pentingnya penemuannya tersebut.
”Secara khusus saya bekerja di sejumlah proyek seperti ESPRI (Pencarian Planet dengan PRIMA/ Phase-Referenced Imaging and Micro-arcsecond Astrometry). Di sini saya menyeleksi dan mengamati karakteristik bintangbintang untuk program pencarian planet,”ungkapnya. Sejak 2003, Johny memimpin penelitian di observasi bintang dan planet ESO La Silla.
”Ini merupakan penemuan paling luar biasa dan spektakuler dalam studi planet-planet di luar tata surya.
Untuk pertama kali, kita telah menemukan langsung bahwa planet-planet terbentuk dalam lingkaran cakram. Penemuan TW Hydrae b membuka jalan untuk mengaitkan evaluasi lingkaran cakram dengan proses pembentukan dan migrasi planet,” papar Thomas Henning, direktur Planet and Star Formation Department di MPIA.  (eforum3, Kaskus)

Penemuan Luar angkasa

12 Penemuan Luar Angkasa Terekstim Sepanjang Tahun 2012

Astronesia-Penemuan astronomis tahun 2012 telah mengubah bentuk apa yang kita ketahui tentang alam semesta dan mendorong beberapa instrumen untuk sampai kebatasnya untuk mengamati.Para ilmuwan menemukan sebuah galaksi yang menjadi tempat bersemayam sebuah lubang hitam di pusatnya yang ukurannya 17 miliar kali lebih besar dari matahari.Kelompok lain penelitian berhasil menemukan sebuah planet berbatu yang panas dalam sistem bintang terdekat kita.Sementara itu, catatan untuk cluster galaksi yang paling besar dan galaksi paling jauh juga ditemukan.
Berikut ini adalah penemuan ekstrim di luar angkasa sepanjang tahun 2012 : 
1.Penemuan Lubang Hitam Monster Besar
Pengamat mungkin tidak ingin terlalu dekat dengan NGC 1277 di situ ada lubang hitam supermasif, yang memakan sebagian besar dari galaksi itu sendiri.Lubang hitam di pusat memiliki ukuran 17 miliar kali lebih besar dari matahari dan memiliki massa 14 persen dari massa galaksi tuannya,dibandingkan dengan 0,1 persen dari lubang hitam yang biasanya ada di galaksi lain.



Peneliti di buat begitu bingung dengan ukuran lubang hitam ini,mereka memerlukan 1 tahun ekstra untuk memeriksa dan memperhitungkannya sebelum menerbitkan hasil mereka.

Kiamat 2014

Benarkah Kiamat Bumi Pada 5 Februari 2014

Ilustrasi KiamatKiamat bumi ini sudah sering di katakan atau di isukan banyak orang, baik anak anak sampai orang hampir menemui ajalnya. Informasi Kiamat pada 5 februari 2014 ini bukan sembarang omongan ngawur atau membuat resah masyarakat semua. Kiamat pada 5 februari 2014 diperoleh dari pernyataan para Ilmuwan antariksa atau orang ahli dalam ilmu tata surya.

Para ilmuwan mengeluarkan peringatan ada ancaman dari angkasa luar: asteroid sepanjang 460 kaki atau 140 meter, sedikit lebih panjang dari lapangan bola, bisa membahayakan Bumi dan umat manusia.

Para ahli yang waspada, terus mengawasi pergerakan batu angkasa yang diberi nama 2011 AG5. Skrenario terburuk, ia akan menabrak Bumi pada 5 Februari 2040, 28 tahun lagi.

Seberapa besar ancaman bagi Bumi ? Selain ukurannya, para ilmuwan belum yakin soal komposisi asteroid itu, apakah padat atau justru kopong. Namun, setelah mengobservasi orbitnya, mereka mengkalkulasi, ada peluang 1 batu raksasa itu menyenggol Bumi. "2011 AG5 adalah obyek yang saat ini memiliki kemungkinan terbesar menabrak Bumi," kata Detlef Koschny dari Badan Antariksa Eropa atau European Space Agency, seperti dimuat The Week.

Asteroid itu pertama kali terlihat pada Januari 2011, sejak saat itu ilmuwan baru mengamati setengah dari orbitnya mengelilingi Matahari. Para ahli baru akan mendapatkan peluang untuk mengamatinya lebih baik, tanpa terhalang, pada September 2013, dan kemudian pada November 2005.

Saat itulah, para astronom akan mendapat data-data penting soal batu angkasa ini, yang bisa dijadikan bahan untuk mengeluarkan prediksi yang lebih akurat pergerakan 2011 AG5 di masa depan. Kepala Laboratorium Jet Propulsion NASA, Donald Yeomans mengatakan, "kami berharap peluang asteroid itu menabrak Bumi turun, bahkan mendekati nol."

Meski ukurannya tak sebesar batu angkasa yang memusnahkan spesies Dinosaurus 65 juta tahun lalu, para ilmuwan tak menganggap remeh asteroid ini. NASA telah menempatkannya dalam obyek benda dekat Bumi yang harus diawasi. Asteroid ini bahkan jadi agenda pembicaraan penting dalam pertemuan Komite Sains PBB atau United Nations Scientific and Technical Subcomittee awal bulan ini di Wina.

Sebab, jika asteroid itu lolos dan menabrak sebuah kota, niscaya jutaan nyawa akan melayang.
Banyak Observasi
Lalu, bagaimana caranya untuk terhindar dari "kiamat kecil" yang bisa ditimbulkan asteroid itu?

Para ilmuwan sedang mempertimbangkan segala macam rencana jangka panjang. Jika mereka punya cukup waktu, mungkin akan dikirim pesawat dengan roket pendorong atau bahan peledak, untuk mengalihkan orbit asteroid itu.

"Namun, untuk saat ini, jangan khawatir," kata Donald Yeomans. "Intinya: kita masih punya banyak waktu."

Dia menambahkan, hal yang paling masuk akal dilakukan saat ini adalah melakukan lebih banyak observasi. "Untuk menunggu dan mengamati."

Selama ini, banyak asteroid yang berkeliling di tata surya bagian dalam. Salah satunya adalah asteroid 2005 Yu55 yang melintas dekat Bumi dalam jarak 325.000 kilometer, lebih dekat dari jarak Bulan ke Bumi.

Selain pernah dihantam asteroid raksasa 65 juta tahun lalu, yang jatuh di Semenanjung Yucatan di tenggara Meksiko yang menyebabkan kepunahan massal, juga ada asteroid yang lolos ke Bumi pada 1908 lalu.

Asteroid itu memicu ledakan misterius yang diduga kedahsyatannya mencapai 1.000 kali lebih kuat dari bom atom Hiroshima itu, menghantam sebuah hutan di wilayah Tunguska, pedalaman Siberia, Rusia.

Ledakan maha dahsyat pada pukul tujuh pagi waktu setempat itu, menghanguskan 80 juta batang pohon seluas 830 mil persegi. Disebutkan pula sebanyak 80 juta pohon terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa. Karena lokasi ledakan jauh dari pemu****n.
Ada yang menarik di sumber, KLIK!!
Follow @InfoUnikz

Nasa Siapkan Astronot Mendarat Di Asteroid

NASA Siapkan Astronot Mendarat di Asteroid

Written By Rheza Valerian on Kamis, 19 Mei 2011 | 20.39

Untuk uji coba pendaratan di asteroid, astronot akan dilatih simulasi pendaratan.Sebelum mengirim manusia untuk menjejakkan kakinya di asteroid di luar angkasa, sekelompok ilmuwan dan astronot NASA akan melakukan uji coba konsep dan teknik yang dibutuhkan untuk ekspedisi masa depan.





Uji coba itu dilakukan pada tiruan batu ruang angkasa yang ditanamkan di dasar samudera.

Saat ini para insinyur telah meletakkan pondasi untuk ekspedisi NASA ke-15 bertajuk “NASA’s Extreme Environment Mission Operations” atau disingkat NEEMO 15. Misi uji coba ini dijadwalkan akan digelar pada 17 Oktober mendatang.

Untuk mempersiapkan misi di bawah laut itu, kru penyelam telah memasang perangkat dan menyiapkan suasana berbatu yang dibutuhkan untuk mensimulasikan permukaan asteroid.

Ekspedisi NEEMO sendiri digelar di Aquarius Underwater Laboratory
Milik National Oceanic and Atmosfpheric Administration
yang berada di kedalaman 19 meter di bawah permukaan laut, lepas pantai Florida.

“Ekspedisi akan mensimulasi perjalanan ke asteroid, dan para ‘aquanauts’ akan menginvestigasi bagaimana cara terbaik untuk menuju ke permukaan batu ruang angkasa dan berjalan di sekelilingnya,” kata Brandi Dean, juru bicara NASA seperti dikutip dari Foxnews, 12 Mei 2011.

Tidak seperti mendarat di bulan atau Mars, pendaratan di asteroid akan lebih sulit karena kalaupun ada, gravitasi akan sangat sedikit. Untuk itu, NEEMO 15 akan mengevaluasi berbagai metode pendaratan dan melakukan uji coba di bawah laut merupakan salah satu cara terbaik untuk mensimulasikan kondisi gravitasi rendah.

“Para pakar sekalipun tidak tahu seperti apa permukaan asteroid,” kata Bill Todd, Project Manager NEEMO. “Di luar sana ada asteroid yang kita belum ketahui dan sedang menuju ke sini. Untuk itu kami mencari cara terbaik untuk melakukan pendaratan di sana,” ucapnyasimulasi pendaratan.

GhofarCyber-pkp Blog. Diberdayakan oleh Blogger.

 

Feedjit

CYBER


Featured Posts